CapCut: Fitur, Kelebihan dan Kekurangannya

Capcut

Pernah mendengar CapCut? Rasanya aplikasi editing yang satu ini masih jarang diketahui banyak orang. Padahal aplikasi ini sangat bagus dan lebih PRO dari apa yang dibayangkan ketika melihat aplikasi ini.

Jika berbicara tentang aplikasi edit video, orang-orang mungkin lebih memilih KineMaster atau FilmoraGo, padahal di luar sana masih banyak aplikasi editing video berpotensi seperti CapCut ini.

Apa Itu CapCut?

CapCut merupakan aplikasi editor video yang dapat ditemukan dan didownload secara gratis di Google Play Store. Ratingnya mencapai 4.3 bintang dengan 4 juta lebih ulasan dan telah diunduh sebanyak 100 juta kali lebih. Aplikasi ini dirilis oleh Bytedance Pte. Ltd. Bernama Viamaker kemudian berubah nama menjadi CapCut. Lantas seperti apa kehebatan aplikasi ini?

Jujur, kami sangat meragukan aplikasi ini pada kesan pertama jika dilihat dari marketingnya di Play Store. Namanya terbilang “asal buat” untuk sebuah aplikasi editing video. Tidak hanya itu, logo dan gambar-gambar yang terpampang juga terkesan asal ada. Tetapi jumlah review dan unduhan cukup mengesankan, angka tersebut termasuk dalam kategori massive di Play Store. Setelah mengunduh dan menginstal aplikasi ini, siapa sangka, fitur-fitur yang disediakan di luar dugaan.

Fitur-Fitur CapCut

Fitur yang dihadirkan aplikasi ini cukup bagus, berbeda dengan aplikasi editing video gratis lainnya. Di sini teknologi bleeding-edge sangat terasa dengan ketersediaan fitur-fitur menarik yang dapat dikembangkan lebih jauh. Sebut saja transition, filter, layers, trimming, adjustment, dan masih banyak lainnya. Memang benar fitur-fitur yang disebutkan di atas sudah umum berada di aplikasi sejenis lainnya, tapi Anda tahu apa yang menjadi pembeda? Yup, walau gratis, fitur-fitur tersebut terasa premium digunakan. Contohnya, aplikasi ini tidak memiliki watermark seperti aplikasi gratis lainnya.

Tidak hanya ketidakhadiran watermark yang begitu mengganggu pengguna dalam berkreasi, di sini juga terdapat fitur-fitur yang umumnya hanya ada di versi PRO atau berbayar, seperti keyframe animation, stabilizer, curve shifting, chrome key, dan clipt replacing. Semua fitur ini bisa Anda nikmati dalam aplikasi gratis ini. Menarik bukan? Bahkan terdapat fitur yang bernama background remover yang sangat berguna pada video mentah yang tidak memiliki latar belakang greenscreen. Aplikasi ini sangat mengakomodir. Lantas hal menarik apa yang membedakan aplikasi ini dengan lainnya?

Kelebihan CapCut

  • Memiliki Fitur Stabilizer Terbaik

Stabilizer atau penyeimbang merupakan fitur yang dapat mengurangi efek goncangan atau getaran pada video. Fitur ini biasanya hadir dalam aplikasi atau software editing video berbayar. Pada aplikasi gratis, fitur ini juga banyak tersedia, tetapi banyak juga berkedok gimmick. Berbeda di CapCut, fitur ini dapat dimanfaatkan dengan baik bahkan sebaik Premiere Pro.

  • Tersedia Keyboard Shortcut

Salah satu kendala seseorang dalam mengedit video di Android, teruma mereka sudah terbiasa di PC atau Laptop, adalah tidak tersedianya fitur keyboard. Tenang saja, karena CapCut memilikinya.

  • Kaya Fitur dan Performa Stabil

Di sini terdapat banyak sekali fitur yang dapat dicoba. Rasanya tidak berlebihan menyebut aplikasi ini setara dengan aplikasi editing video berbayar dengan fiturnya yang banyak. Tidak hanya itu, dari segi performa, aplikasi ini juga stabil dan cukup ringan.

Baca Juga : Inilah 6 Aplikasi Penggabungan Foto dan Video Terbaik 

Kekurangan CapCut

Rasanya aneh menyebut kekurangan dari aplikasi gratis. Namun mungkin Anda perlu mempertimbangkan bahwa aplikasi ini tidak memiliki fitur penting seperti Lumetri Vectorscope dan Parametric EQ. Diperlukan juga peningkatan dari segi UI dan interface pada mode Android Potrait dan Tablet.

5/5 - (2481 votes)

You May Also Like

About the Author: yasin badarudin

Leave a Reply

Your email address will not be published.

8 + 10 =