Inilah 5 Cara Uninstal Aplikasi Bawaan di Ponsel, Menarik untuk Dicoba!

Cara Uninstal Aplikasi Bawaan di Ponsel

Inilah 5 Cara Uninstal Aplikasi Bawaan di Ponsel, Menarik untuk Dicoba! – Aplikasi bawaan atau yang biasa dikenal dengan bloatware merupakan aplikasi yang sudah terinstal di ponsel baru. Tidak semua aplikasi ini bermanfaat bagi pemilik ponsel sehingga muncul keinginan untuk membersihkannya dari memori. Pasalnya, selain tidak berguna, aplikasi ini juga dapat menyebabkan kinerja ponsel menjadi lambat. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui cara uninstal aplikasi bawaan tersebut.

Terdapat banyak cara untuk menguninstal aplikasi bawaan. Ada cara-cara tertentu yang dapat dijalankan di Android, ada juga beberapa yang berlaku di sistem iOS. Namun, perlu diperhatikan bahwa ada aplikasi bawaan yang jika dihapus akan mengganggu kinerja dari perangkat tersebut. Jadi pengguna harus selektif memilahnya. Berikut penjelasan lengkap kelima versi tersebut:

Inilah 5 Cara Uninstal Aplikasi Bawaan di Ponsel, Menarik untuk Dicoba!

1. Gunakan CCleaner

Cara Uninstal Aplikasi Bawaan di Ponsel

Cara uninstal aplikasi bawaan yang pertama yaitu dengan bantuan CCleaner. Pertama, pengguna harus sudah men-download aplikasi ini melalui Google Playstore. Setelah itu, buka CCleaner yang sudah terinstal dan cari simbol garis tiga di sebelah pojok kiri atas. Lalu pilih opsi ‘App Manager’. Selanjutnya, pada menu System, pilih aplikasi bloatware yang ingin diuninstal.

2. Uninstal Melalui Pengaturan Aplikasi

Cara Uninstal Aplikasi Bawaan di Ponsel

Pada menu pengaturan silakan pilih opsi aplikasi dan notifikasi. Selanjutnya, pilih opsi ‘Lihat semua aplikasi’ pada menu tersebut. Untuk mulai menginstal, pilih aplikasi yang hendak dihapus. Jika pada aplikasi yang dipilih tombol ‘Uninstal’ tidak dapat diklik, pengguna dapat menuju opsi disable. Hal ini untuk mencegah konsumsi daya oleh aplikasi tersebut, meskipun aplikasi masih terpasang.

Menguninstal dengan menggunakan cara ini termasuk dalam kategori yang mudah dilakukan. Hal ini disebabkan karena, setiap ponsel pasti memiliki sistem Pengaturan Aplikasi. Akibatnya, pengguna tidak perlu mengunduh aplikasi ketiga sehingga lebih hemat biaya.

3. Pakai Android Studio Developer

Meng-uninstall bloatware dengan aplikasi ini bisa dikatakan cukup rumit. Pasalnya, harus melalui perantara komputer untuk menguninstalnya. Cara ini berlaku untuk Windows ataupun macOS. Hal pertama yang harus dilakukan yaitu dengan mengubah ke mode developer. Caranya dengan mengakses menu ‘About phone’ di Pengaturan, lalu tap opsi ‘Build Number’ sebanyak tujuh kali.

Langkah selanjutnya yaitu mengaktifkan USB debugging di menu developer. Sambungkan ponsel ke komputer dengan USB. Setelah  terpasang, buka menu ‘PowerShell’ untuk Windows atau ‘Terminal’ untuk macOS. Menu tersebut dapat ditemukan di folder Android Studio. Ketika ‘Powershell’ atau ‘Terminal’ tersebut sudah terbuka, jalankan perintah ‘adb devices’, ‘adb shell’, dan terakhir ‘pm uninstall k user 0’.

4. Hapus Bloatware di iPhone

Bloatware yang dapat dihapus ini hanya berlaku untuk iPhone dengan tipe minimal iOS 10. Beberapa aplikasi yang diperbolehkan untuk dihapus, yaitu kalkulator, kalender, iBook, iCloud Drive, maps, Musik, , pengingat, tips, video, dan home. Cara menghapus aplikasi-aplikasi tersebut dengan menekan dan menahan ikon aplikasi, lalu pilih ‘Delete App’ dan ‘Delete’ lagi untuk mengonfirmasi.

5. Cara Uninstal Aplikasi Bawaan di Ponsel, Gunakan System App Remover

Cara ini berlaku untuk aplikasi yang sudah dalam kondisi ter-root. Pertama, pastikan sudah mengunduh dan menginstal aplikasi System App Remover. Selanjutnya, buka aplikasi tersebut dan pilih menu Grant ketika SuperSU meminta akses root. Pilih aplikasi mana yang hendak dihapus. Pengguna juga dapat memanfaatkan tanda centang untuk memfilternya. Terakhir, klik tombol uninstall.

Itulah 5 cara uninstal aplikasi bawaan di ponsel Android dan iOS. Pengguna dapat memilih versi yang sesuai dengan kualifikasi ponselnya. Pastikan untuk selalu berhati-hati dalam memilih aplikasi yang akan diuninstal agar tidak berpengaruh terhadap kinerja sistem.  Jika sudah menghapus aplikasi-aplikasi yang tidak dibutuhkan, ponsel akan lebih menghemat daya baterai dan memori penyimpanan. Semoga bermanfaat.

Baca Juga : Cara Uninstall Chromium dengan Mudah

You May Also Like

About the Author: Marno22

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

fifteen − thirteen =